Update SSL di cPanel merupakan langkah penting setelah proses renewal atau perpanjangan sertifikat SSL selesai dilakukan. Dengan melakukan update SSL di cPanel, website akan tetap menggunakan sertifikat yang valid, menjaga keamanan koneksi HTTPS, serta menghindari peringatan sertifikat kedaluwarsa pada browser.
SSL Punya Masa Expired, Kenapa Bisa Begitu?
Sertifikat SSL (Secure Socket Layer) sangat penting untuk menjaga keamanan website, melindungi pertukaran data antara server dan pengunjung, serta meningkatkan kepercayaan pengguna. Selain itu, SSL juga berpengaruh terhadap SEO karena Google lebih memprioritaskan website yang sudah menggunakan HTTPS.
Namun, SSL tidak berlaku selamanya. Setiap sertifikat SSL memiliki masa berlaku (expired date) yang ditetapkan untuk memastikan standar keamanan tetap terjaga. Hal ini karena teknologi keamanan terus berkembang, sehingga sertifikat perlu diperbarui secara berkala agar tetap sesuai dengan standar enkripsi terbaru dan mengurangi risiko penyalahgunaan atau celah keamanan.
Jika SSL sudah kedaluwarsa, website bisa menampilkan peringatan “Not Secure”, menurunkan kepercayaan pengunjung, bahkan berdampak pada penurunan peringkat di mesin pencari. Pada artikel ini, kita akan membahas cara perpanjangan dan update sertifikat SSL di cPanel dengan langkah-langkah yang mudah diikuti.
Apa Itu SSL dan Mengapa Harus Diperpanjang?
Jika SSL sudah kedaluwarsa, maka website akan mengalami beberapa dampak, di antaranya:
- Website akan ditandai sebagai “Not Secure” oleh browser
- Pengunjung bisa kehilangan kepercayaan terhadap website
- Peringkat SEO website dapat menurun
- Akses ke website bisa diblokir atau muncul peringatan keamanan di browser
Oleh karena itu, perpanjangan SSL sangat penting untuk menjaga keamanan, kredibilitas, dan performa website secara keseluruhan.
Jenis SSL: AutoSSL dan Third-Party SSL
SSL memiliki dua jenis yang umum digunakan, yaitu AutoSSL dan Third-Party SSL, yang keduanya berfungsi untuk mengamankan website dengan enkripsi HTTPS, namun memiliki perbedaan dalam pengelolaan dan penggunaannya. AutoSSL adalah SSL gratis yang disediakan oleh hosting dan dipasang secara otomatis melalui cPanel tanpa perlu konfigurasi manual seperti CSR, CRT, atau KEY, serta memiliki fitur perpanjangan otomatis sehingga sangat cocok untuk website sederhana atau blog.
Sementara itu, Third-Party SSL adalah sertifikat berbayar dari penyedia eksternal yang memerlukan proses instalasi manual, mulai dari generate CSR hingga pemasangan certificate di server, namun menawarkan tingkat keamanan dan kepercayaan yang lebih tinggi serta pilihan validasi seperti DV, OV, dan EV. Jika Anda ingin memahami lebih lanjut mengenai perbedaan SSL gratis dan SSL berbayar, silakan baca artikel berikut:https://www.cloudaja.id/artikel/apa-perbedaan-ssl-sertifikat-berbayar-dan-gratisan/. Oleh karena itu, Third-Party SSL lebih cocok digunakan untuk website bisnis, perusahaan, maupun e-commerce yang membutuhkan tingkat kredibilitas lebih tinggi.
| Aspek | AutoSSL | Third-Party SSL |
| Proses Pembuatan | Tidak perlu CSR/KEY manual |
Wajib generate CSR, lalu install CRT + KEY |
| File yang Dibutuhkan | Tidak perlu upload file SSL | CSR, Certificate (CRT), Private Key (KEY), CA Bundle |
| Tingkat Validasi |
Umumnya Domain Validation (DV) |
DV, Organization Validation (OV), Extended Validation (EV) |
| Tingkat Keamanan | Standar | Lebih tinggi |
Renewal SSL sebaiknya dilakukan dengan best practice 7–30 hari sebelum masa berlaku berakhir, agar proses perpanjangan dapat berjalan dengan aman tanpa risiko downtime maupun perubahan status website menjadi “Not Secure”. Perpanjangan lebih awal memberikan waktu yang cukup untuk memastikan instalasi SSL berjalan dengan benar, melakukan pengecekan ulang konfigurasi, serta menjaga kestabilan akses pengunjung dan performa SEO website tetap optimal.
Untuk memudahkan pemantauan masa kedaluwarsa sekaligus mendapatkan solusi Third-Party SSL yang terpercaya dan sesuai kebutuhan profesional, Anda dapat mengunjungi Natanetwork SSL Portal melalui https://www.natanetwork.com/ssl/. Di sana tersedia berbagai pilihan sertifikat SSL yang dapat membantu meningkatkan keamanan, kepercayaan, dan kredibilitas website Anda secara maksimal.
Persiapan Sebelum Update SSL di cPanel
Sebelum melakukan pembaruan SSL di cPanel, ada beberapa komponen penting yang wajib dipastikan sudah tersedia. Pada SSL pihak ketiga (third-party SSL), proses tidak otomatis seperti AutoSSL, sehingga setiap komponen harus disiapkan secara manual agar proses instalasi berjalan lancar.
Berikut komponen yang diperlukan beserta fungsinya:
| Komponen | Fungsi |
| Domain yang masih aktif dan valid | SSL hanya bisa dipasang pada domain yang aktif dan sudah mengarah ke server yang benar. |
| Akses login ke cPanel hosting | Ini digunakan untuk proses instalasi SSL, upload sertifikat, dan konfigurasi domain. |
| CSR (Certificate Signing Request) | Data permintaan sertifikat yang dibuat dari server (cPanel) dan dikirim ke provider SSL untuk menerbitkan sertifikat. |
| Certificate (CRT) | Sertifikat utama yang diterbitkan oleh provider setelah CSR diverifikasi, digunakan untuk mengaktifkan HTTPS |
| Private Key (KEY) | Kunci rahasia yang dibuat bersamaan dengan CSR di server, harus cocok dengan certificate agar SSL dapat berfungsi. |
| CA Bundle (Certificate Authority Bundle) | File tambahan dari provider yang menghubungkan sertifikat utama dengan root certificate agar dipercaya browser. |
Cara Perpanjang dan Update SSL di cPanel
Langkah 1. Mengambil File SSL dari Portal Natanetwork
- Login ke Portal Natanetwork.
- Pada menu navigasi (navbar), pilih Services, kemudian klik My Services
- Klik layanan SSL yang ingin diperpanjang atau diperbarui.
- Pada halaman detail SSL, salin atau unduh komponen berikut:
- Certificate (CRT)
- Intermediate/Chain Files (CA Bundle)
- CSR (Certificate Signing Request) (jika diperlukan)

Langkah 2. Install atau Update SSL di Cpanel
Setelah mendapatkan sertifikat SSL yang baru atau hasil perpanjangan SSL, langkah selanjutnya adalah melakukan instalasi atau pembaruan sertifikat SSL pada akun cPanel yang digunakan. Berikut panduan untuk memperbarui SSL di cPanel agar domain tetap terlindungi dan dapat diakses melalui koneksi HTTPS yang aman.
- Masuk ke akun cPanel hosting Anda.
- Pada kolom pencarian, ketik SSL/TLS, dan Klik menu SSL/TLS.
- Pilih bagian Installation,nantinya di arahkan manage SSL Hosts.
- Pada Manage SSL for your site (HTTPS), klik Update Certificate pada kolom Actions.
Selanjutnya, akan muncul formulir atau dropdown yang dapat digunakan untuk mengisi data sertifikat SSL
-
Update Certificate akan diarahkan Isi fomulir berikut:
-
Certificate (CRT) → Tempelkan isi Certificate (CRT).Pada halaman Update Certificate, cukup tempelkan isi Certificate (CRT) pada kolom Certificate (CRT), kemudian klik tombol Autofill by Certificate atau Fetch (jika tersedia).


- Sistem akan secara otomatis mengisi kolom Private Key (KEY) dan Certificate Authority Bundle (CABUNDLE) dengan data yang sesuai. Setelah seluruh kolom terisi, periksa kembali informasi yang ditampilkan, lalu klik Install Certificate untuk menyelesaikan proses instalasi SSL.
-
Certificate (CRT) → Tempelkan isi Certificate (CRT).Pada halaman Update Certificate, cukup tempelkan isi Certificate (CRT) pada kolom Certificate (CRT), kemudian klik tombol Autofill by Certificate atau Fetch (jika tersedia).
Setelah proses instalasi berhasil, website akan menggunakan sertifikat SSL yang baru dan tetap terlindungi dengan koneksi HTTPS yang aman.
Troubleshooting SSL Tidak Aktif Setelah Update
Jika setelah proses pembaruan sertifikat SSL masa berlaku (expiry date) belum berubah, atau website masih menampilkan sertifikat lama maupun peringatan keamanan HTTPS, lakukan beberapa pengecekan berikut:
- Bersihkan cache browser atau coba akses website melalui mode Incognito.
- Pastikan DNS domain sudah mengarah ke server yang benar.
- Verifikasi bahwa sertifikat SSL sesuai dengan domain yang digunakan.
- Periksa kembali instalasi sertifikat SSL dan pastikan tidak ada error.
- Untuk pengguna VPS atau Dedicated Server, lakukan restart layanan web server jika diperlukan.
Kesimpulan
Melakukan pembaruan sertifikat SSL secara berkala merupakan langkah penting untuk menjaga keamanan website dan memastikan pengunjung dapat mengakses situs melalui koneksi HTTPS yang aman. Dengan mengikuti panduan instalasi dan troubleshooting di atas, proses pembaruan SSL dapat dilakukan dengan lebih mudah serta meminimalkan risiko terjadinya peringatan keamanan akibat sertifikat yang kedaluwarsa.