{"id":1665,"date":"2023-02-15T14:20:37","date_gmt":"2023-02-15T07:20:37","guid":{"rendered":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/?p=1665"},"modified":"2023-02-15T14:20:38","modified_gmt":"2023-02-15T07:20:38","slug":"bios-atau-uefi-pilih-yang-mana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\/","title":{"rendered":"BIOS atau UEFI, Pilih yang Mana?"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Bingung harus menggunakan BIOS atau UEFI saat installasi sitem operasi? Lebih bagus mana BIOS atau UEFI? Tenang, Anda berada di tempat yang tepat. Pada artikel ini kami akan menjelaskan secara detail dan terperinci apa itu BIOS dan UEFI. Memilih BIOS atau UEFI harus disertai dengan pemilihan sistem partisi yang tepat juga baik itu MBR ataupun GPT. Anda bisa pahami dulu perbedaan MBR dan GPT baru bisa memilih sistem partisi yang didukung oleh BIOS ataupun UEFI. Mari simak pembahasannya ya!<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewbox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewbox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseprofile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"><\/path><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span>\n<\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1 \">\n<li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\/#Apa_itu_BIOS_dan_UEFI\">Apa itu BIOS dan UEFI?<\/a><\/li>\n<li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\/#Apa_itu_BIOS\">Apa itu BIOS<\/a><\/li>\n<li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\/#Apa_itu_UEFI\">Apa itu UEFI?<\/a><\/li>\n<li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\/#Apa_Perbedaan_BIOS_dan_UEFI\">Apa Perbedaan BIOS dan UEFI?<\/a><\/li>\n<li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\/#BIOS_atau_UEFI_pilih_yang_mana\">BIOS atau UEFI, pilih yang mana?<\/a><\/li>\n<\/ul><\/nav>\n<\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\">\n<span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_itu_BIOS_dan_UEFI\"><\/span>Apa itu BIOS dan UEFI?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span>\n<\/h2>\n<p class=\"wp-block-paragraph\">BIOS dan UEFI adalah sebuah firmware komputer yang tertanam di maiboard berfungsi untuk menginisialisasi hardware saat komputer dinyalakan.<\/p>\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Firmware adalah aplikasi kecil yang tertanam pada chip ROM dan bekerja pertama saat komputer dinyalakan. Firmware sebagai jembatan antara hardware dengan sistem operasi. Atau yang bisa dikenal dengan sebutan BIOS atau UEFI.<\/p>\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Firmware yang bekerja dalam chip ROM bekerja secara mandiri.  mengecek semua modul yang terpasang pada sistem komputer mulai dari CPU, RAM, GPU, HDD, SSD dan modul lainnya sebelum akhirnya masuk ke sistem operasi.<\/p>\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mari kita uraikan satu satu pengertian BIOS dan UEFI secara detail.<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\">\n<span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_itu_BIOS\"><\/span>Apa itu BIOS<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span>\n<\/h2>\n<p class=\"wp-block-paragraph\">BIOS atau singkatan dari Basic Input Output System merupakan firmware generasi terdahulu yang banyak digunakan oleh komputer IBM atau yang kompatible dengannya dan menjadi komputer firmware terpopuler. <\/p>\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"599\" height=\"414\" src=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/image-20.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-1666\" srcset=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/image-20.png 599w, https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/image-20-300x207.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 599px) 100vw, 599px\"><\/figure><p class=\"wp-block-paragraph\">BIOS bekerja saat pertama kali komputer dinyalakan, juga bertanggung jawab memastikan semua hardware yang terpasang berjalan baik. Kemudian baru menjalankan bootloader sistem operasi yang terinstall. <\/p>\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika ada yang tidak beres dengan hardware yang terpasang, maka komputer tidak akan booting ke sistem operasi. Tidak hanya itu, biasanya mengeluarkan bunyi &#8220;beep&#8221; sebagai bentuk kode error. <\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\">\n<span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_itu_UEFI\"><\/span>Apa itu UEFI?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span>\n<\/h2>\n<p class=\"wp-block-paragraph\">UEFI atau singkatan dari unified extensible firmware interface adalah standar firmware baru untuk komputer yang di desain dan dikembangkan untuk menggantikan firmware terdahulu. Secara fungsi sama dengan firmware terdahulu yaitu menginisialisasi semua hardware yang terpasang. Kemudian meload sistem operasi yang tersimpan di drive.<\/p>\n<p class=\"wp-block-paragraph\">UEFI dibuat dengan meningkatkan kemampuan secara fitur dibandingkan BIOS. Saat ini, semua komputer sudah menggunakan firmware tipe baru UEFI. Namun beberapa vendor komputer masih menyematkan fitur BIOS Legacy kedalam sistem komputer mereka. Pada mode legacy support didukung fitur-fitur lama seperti drive SATA dengan mode IDE.<\/p>\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lalu, apa perbedaan dari BIOS dan UEFI? Mari kita bahas!<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\">\n<span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Perbedaan_BIOS_dan_UEFI\"><\/span>Apa Perbedaan BIOS dan UEFI?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span>\n<\/h2>\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara umum, BIOS dan UEFI memiliki fungsi yang sama yaitu memvalidasi hardware yang terpasang sebelum masuk ke sistem operasi. Nah, perbedaannya dari beberapa aspek :<\/p>\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>BIOS hanya bisa berjalan di mode processor 16 bit sedangkan UEFI berjalan di mode processor 32 bit dan 64 bit<\/li>\n\n<li>Proses booting di UEFI jauh lebih cepat dibandingkan BIOS<\/li>\n\n<li>UEFI mendukung networking sehingga bisa dilakukan remote tanpa masuk OS<\/li>\n\n<li>UEFI mendukung kapasitas penyimpanan hardisk lebih dari 2 TB, sedangkan pada BIOS maksimal adalah 2 TB<br>Hal ini dikarenakan BIOS menggunakan Master Boot Record (MBR) untuk menyimpan informasi mengenai data hard drive. Sementara, UEFI menggunakan tabel partisi GUID (GPT).<\/li>\n\n<li>BIOS hanya dapat menjalankan tipe partisi MBR, sedangkan UEFI sudah mendukung partisi GPT<\/li>\n\n<li>UEFI sudah menggunakan touchpad, mouse bahkan touchscreen sedangkan BIOS hanya menggunakan keyboard<\/li>\n\n<li>Tampilan pada UEFI jauh lebih menarik dibandingkan BIOS yang masih menggunakan mode display standar<\/li>\n<\/ul>\n<h2 class=\"wp-block-heading\">\n<span class=\"ez-toc-section\" id=\"BIOS_atau_UEFI_pilih_yang_mana\"><\/span>BIOS atau UEFI, pilih yang mana?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span>\n<\/h2>\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tentu saja jawabannya adalah UEFI! Standar BIOS dikembangkan pada tahun 1970-an dan beroperasi dalam mode 16-bit yang membuatnya memiliki banyak kekurangan seperti ruang penyimpanannya yang terbatas dan banyaknya perangkat yang bisa diinisialisasi dalam satu waktu. Meskipun beberapa produsen motherboard masih ada yang menggunakan BIOS, namun diprediksi akan segera beralih ke UEFI karena segenap kelebihannya ketimbang BIOS. Semoga artikel ini bermanfaat!<\/p>\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bingung harus menggunakan BIOS atau UEFI saat installasi sitem operasi? Lebih bagus mana BIOS atau UEFI? Tenang, Anda berada di tempat yang tepat. Pada artikel ini kami akan menjelaskan secara detail dan terperinci apa itu BIOS dan UEFI. Memilih BIOS atau UEFI harus disertai dengan pemilihan sistem partisi yang tepat juga baik itu MBR ataupun [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":1669,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"seo_booster_metabox":"","footnotes":""},"categories":[2,3],"tags":[],"class_list":["post-1665","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-home","category-others"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>BIOS atau UEFI, Pilih yang Mana? -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bingung harus menggunakan BIOS atau UEFI saat installasi sitem operasi? Lebih bagus mana BIOS atau UEFI? Tenang, Anda berada di tempat yang tepat. Pada artikel ini kami akan menjelaskan secara detail dan terperinci apa itu BIOS dan UEFI.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"BIOS atau UEFI, Pilih yang Mana? -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bingung harus menggunakan BIOS atau UEFI saat installasi sitem operasi? Lebih bagus mana BIOS atau UEFI? Tenang, Anda berada di tempat yang tepat. Pada artikel ini kami akan menjelaskan secara detail dan terperinci apa itu BIOS dan UEFI.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"CloudAja Artikel | Cloud Hosting Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-02-15T07:20:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-02-15T07:20:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/cloudaja-artikel-2.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1004\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"591\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Faafikii Hikmatul Maulaa\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Faafikii Hikmatul Maulaa\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Faafikii Hikmatul Maulaa\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c3922076e00e07fd761d540225188d1d\"},\"headline\":\"BIOS atau UEFI, Pilih yang Mana?\",\"datePublished\":\"2023-02-15T07:20:37+00:00\",\"dateModified\":\"2023-02-15T07:20:38+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\\\/\"},\"wordCount\":574,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/02\\\/cloudaja-artikel-2.png\",\"articleSection\":[\"Home\",\"Others\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\\\/\",\"name\":\"BIOS atau UEFI, Pilih yang Mana? -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/02\\\/cloudaja-artikel-2.png\",\"datePublished\":\"2023-02-15T07:20:37+00:00\",\"dateModified\":\"2023-02-15T07:20:38+00:00\",\"description\":\"Bingung harus menggunakan BIOS atau UEFI saat installasi sitem operasi? Lebih bagus mana BIOS atau UEFI? Tenang, Anda berada di tempat yang tepat. Pada artikel ini kami akan menjelaskan secara detail dan terperinci apa itu BIOS dan UEFI.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/02\\\/cloudaja-artikel-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/02\\\/cloudaja-artikel-2.png\",\"width\":1004,\"height\":591},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"BIOS atau UEFI, Pilih yang Mana?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/\",\"name\":\"CloudAja Artikel | Cloud Hosting Indonesia\",\"description\":\"tips dan trik seputar Cloud Hosting Indonesia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/#organization\",\"name\":\"CloudAja Artikel | Cloud Hosting Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/09\\\/logo-cloudaja.resized.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/09\\\/logo-cloudaja.resized.png\",\"width\":120,\"height\":81,\"caption\":\"CloudAja Artikel | Cloud Hosting Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c3922076e00e07fd761d540225188d1d\",\"name\":\"Faafikii Hikmatul Maulaa\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/12\\\/WhatsApp-Image-2022-12-22-at-09.26.09-96x96.jpeg\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/12\\\/WhatsApp-Image-2022-12-22-at-09.26.09-96x96.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/12\\\/WhatsApp-Image-2022-12-22-at-09.26.09-96x96.jpeg\",\"caption\":\"Faafikii Hikmatul Maulaa\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/author\\\/natanetw_artikel\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"BIOS atau UEFI, Pilih yang Mana? -","description":"Bingung harus menggunakan BIOS atau UEFI saat installasi sitem operasi? Lebih bagus mana BIOS atau UEFI? Tenang, Anda berada di tempat yang tepat. Pada artikel ini kami akan menjelaskan secara detail dan terperinci apa itu BIOS dan UEFI.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"BIOS atau UEFI, Pilih yang Mana? -","og_description":"Bingung harus menggunakan BIOS atau UEFI saat installasi sitem operasi? Lebih bagus mana BIOS atau UEFI? Tenang, Anda berada di tempat yang tepat. Pada artikel ini kami akan menjelaskan secara detail dan terperinci apa itu BIOS dan UEFI.","og_url":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\/","og_site_name":"CloudAja Artikel | Cloud Hosting Indonesia","article_published_time":"2023-02-15T07:20:37+00:00","article_modified_time":"2023-02-15T07:20:38+00:00","og_image":[{"width":1004,"height":591,"url":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/cloudaja-artikel-2.png","type":"image\/png"}],"author":"Faafikii Hikmatul Maulaa","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Faafikii Hikmatul Maulaa","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\/"},"author":{"name":"Faafikii Hikmatul Maulaa","@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/#\/schema\/person\/c3922076e00e07fd761d540225188d1d"},"headline":"BIOS atau UEFI, Pilih yang Mana?","datePublished":"2023-02-15T07:20:37+00:00","dateModified":"2023-02-15T07:20:38+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\/"},"wordCount":574,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/cloudaja-artikel-2.png","articleSection":["Home","Others"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\/","url":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\/","name":"BIOS atau UEFI, Pilih yang Mana? -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/cloudaja-artikel-2.png","datePublished":"2023-02-15T07:20:37+00:00","dateModified":"2023-02-15T07:20:38+00:00","description":"Bingung harus menggunakan BIOS atau UEFI saat installasi sitem operasi? Lebih bagus mana BIOS atau UEFI? Tenang, Anda berada di tempat yang tepat. Pada artikel ini kami akan menjelaskan secara detail dan terperinci apa itu BIOS dan UEFI.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/cloudaja-artikel-2.png","contentUrl":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/cloudaja-artikel-2.png","width":1004,"height":591},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/bios-atau-uefi-pilih-yang-mana\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"BIOS atau UEFI, Pilih yang Mana?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/#website","url":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/","name":"CloudAja Artikel | Cloud Hosting Indonesia","description":"tips dan trik seputar Cloud Hosting Indonesia","publisher":{"@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/#organization","name":"CloudAja Artikel | Cloud Hosting Indonesia","url":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/logo-cloudaja.resized.png","contentUrl":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/logo-cloudaja.resized.png","width":120,"height":81,"caption":"CloudAja Artikel | Cloud Hosting Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/#\/schema\/person\/c3922076e00e07fd761d540225188d1d","name":"Faafikii Hikmatul Maulaa","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/WhatsApp-Image-2022-12-22-at-09.26.09-96x96.jpeg","url":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/WhatsApp-Image-2022-12-22-at-09.26.09-96x96.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/WhatsApp-Image-2022-12-22-at-09.26.09-96x96.jpeg","caption":"Faafikii Hikmatul Maulaa"},"sameAs":["https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel"],"url":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/author\/natanetw_artikel\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1665","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1665"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1665\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1669"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1665"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1665"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1665"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}