{"id":1475,"date":"2023-01-24T13:07:05","date_gmt":"2023-01-24T06:07:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/?p=1475"},"modified":"2023-01-25T13:37:55","modified_gmt":"2023-01-25T06:37:55","slug":"belajar-menggunakan-git-yuk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/","title":{"rendered":"Belajar Menggunakan GIT Yuk!"},"content":{"rendered":"<p>Version control system sangatlah bermanfaat bagi developer ketika mengalami kesulitan terkait perubah source code yang diakses bersama-sama. Perubahan\/revisi\/update yang dibuat bisa dikenali melalui kode atau angka. Informasi seperti catatan waktu dan identitas yang membuat perubahan juga tetap ada. Git adalah salah satu software penting dalam pengembangan website. Fungsi Git adalah untuk mengatur versi dari source code program Anda dengan memberikan tanda baris dan kode mana yang ditambah atau diganti. Di artikel ini kami akan membahas lengkap soal GIT, mulai dari cara installasi GIT, cara login ke GIT, hingga cara menggunakan GIT.<\/p>\n<p>Sebelum lanjut apa baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu apa sih sebenarnya GIT itu ?<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewbox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewbox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseprofile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"><\/path><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span>\n<\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1 \">\n<li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/#Apa_Itu_GIT\">Apa Itu GIT?<\/a><\/li>\n<li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\">\n<a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/#Tutorial_Installasi_GIT\">Tutorial Installasi GIT<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\">\n<li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/#Install_GIT_di_Windows\">Install GIT di Windows<\/a><\/li>\n<li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/#Install_GIT_di_MacOS\">Install GIT di MacOS<\/a><\/li>\n<li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/#Install_GIT_di_Linux\">Install GIT di Linux<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\">\n<a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/#Tutorial_Menggunakan_GIT\">Tutorial Menggunakan GIT<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\">\n<li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/#Login_GIT\">Login GIT<\/a><\/li>\n<li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/#Login_GITHUB\">Login GITHUB<\/a><\/li>\n<li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/#Buat_Repository\">Buat Repository<\/a><\/li>\n<li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/#Buat_Folder_pada_Komputer\">Buat Folder pada Komputer<\/a><\/li>\n<li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/#Buat_Folder_menggunakan_GIT_Bash\">Buat Folder menggunakan GIT Bash<\/a><\/li>\n<li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/#Ubah_Folder_menjadi_Repository\">Ubah Folder menjadi Repository<\/a><\/li>\n<li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/#Menambahkan_File_ke_Repository\">Menambahkan File ke Repository<\/a><\/li>\n<li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/#Membuat_Commit\">Membuat Commit<\/a><\/li>\n<li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/#Remote_Repository\">Remote Repository<\/a><\/li>\n<li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/#Push_ke_GITHUB\">Push ke GITHUB<\/a><\/li>\n<li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/#Cek_File_di_GITHUB\">Cek File di GITHUB<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul><\/nav>\n<\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\">\n<span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_GIT\"><\/span>Apa Itu GIT?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span>\n<\/h2>\n\n<p>Pada tahun 2005, Linus Torvalds (orang yang membuat kernel Linux) membuat GIT dan sejak itu GIT secara aktif dikelola oleh Junio Hamano, programmer Jepang. Saat ini, GIT menjadi salah satu version control system yang paling terkenal dan ada jutaan project di seluruh dunia yang menggunakan GIT untuk version control nya (termasuk project komersil dan open source). GIT sepenuhnya gratis dan bisa di-download di Mac, Linux, Windows, dan Solaris, dari&nbsp;<a href=\"https:\/\/git-scm.com\/downloads\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">website resminya<\/a>. Fitur-fitur unggulan dari GIT antara lain:<\/p>\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Version control system yang terdistribusi, GIT menggunakan pendekatan peer to peer, tidak seperti yang lainnya seperti Subversion (SVN) yang menggunakan model&nbsp;<strong>client-server<\/strong>.<\/li>\n\n\n<li>GIT memungkinkan developer untuk memiliki branch kode yang independent dan massive. Membuat, menghapus dan menggabungkan branch tersebut menjadi lebih cepat, lancar dan tidak butuh waktu yang lama.<\/li>\n\n<li>Dalam GIT, semua operasinya bersifat atomic, artinya sebuah tindakan akan benar-benar diselesaikan dengan lengkap atau sama sekali gagal. Ini sangat penting, karena di beberapa version control system seperti CVS, operasinya bersifat non-atomic. Jika ada operasi yang \u2018gantung\u2019 dan terkait dengan repository, kondisi repository menjadi tidak stabil.<\/li>\n\n<li>Dalam GIT, semuanya disimpan dalam folder .git. Berbeda dengan VCS lain seperti SVN atau CVS, dimana metadata file disimpan dalam folder tersembunyi seperti .cvs, .svn, .etc.<\/li>\n\n<li>GIT menggunakan data model yang membantu memastikan integritas cryptographic apapun ada dalam repository. Setiap kali sebuah file ditambahkan atau di-commit, checksum-nya akan diciptakan.<\/li>\n\n<li>Fitur menarik lainnya yang ada di GIT adalah staging area atau index. Dengan staging area, developer bisa memformat commit dan membuatnya bisa di-review sebelum benar-benar diterapkan.<\/li>\n<\/ol>\n<p>GIT sangat sederhana dalam penggunannya. Untuk memulai, Anda bisa membuat repository atau men-checkout yang sudah ada. Setelah installasi, perintah&nbsp;<code>git-init<\/code>&nbsp;akan men-setup semuanya. Selain itu, perintah&nbsp;<code>git clone<\/code>&nbsp;bisa membuat salinan repository lokal untuk user. Mari simak tutorial installasi GIT!<\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">\n<span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tutorial_Installasi_GIT\"><\/span>Tutorial Installasi GIT<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span>\n<\/h2>\n<p>Sebelum mempelajari bagaimana cara menggunakan GIT, Anda perlu menginstalnya terlebih dahulu di perangkat yang Anda gunakan. Anda bisa memasang GIT baik di Windows maupun di Linux. Berikut adalah panduan memasang GIT di kedua sistem operasi tersebut:<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\n<span class=\"ez-toc-section\" id=\"Install_GIT_di_Windows\"><\/span>Install GIT di Windows<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span>\n<\/h3>\n<p>Installasi GIT di Windows sangatlah mudah, Anda cukup mendownload dan menjalankan file installasinya. Berikut langkah-langkah nya :<\/p>\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Download file installasi pada <a href=\"https:\/\/gitforwindows.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">website resmi<\/a> GIT<\/li>\n\n\n\n<li>Setelah download, buka file tersebut untuk menjalankan proses instalasi. Ikuti semua instruksi, klik&nbsp;<strong>Next<\/strong>&nbsp;dan&nbsp;<strong>Finish<\/strong>&nbsp;hingga semua proses instalasi selesai.<\/li>\n\n\n\n<li>Jalankan perintah berikut ini di terminal:<br><br><em>git config &#8211;global user.name &#8220;John Smith&#8221;<br>git config &#8211;global user.email &#8220;example@email.com&#8221;<\/em><br><br>username dan email silahkan diubah sesuai akun Anda sendiri.<\/li>\n\n\n<li>GIT di windows siap digunakan<\/li>\n<\/ol>\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\n<span class=\"ez-toc-section\" id=\"Install_GIT_di_MacOS\"><\/span>Install GIT di MacOS<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span>\n<\/h3>\n<p>Ada banyak cara menginstall GIT di perangkat Mac. Bisa jadi GIT sudah terinstall di komputer Anda jika Anda telah memiliki aplikasi XCode sebelumnya. Jalankan perintah berikut ini di terminal untuk memastikan:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>git --version<\/code><\/pre>\n\n<p>Jika Anda mendapatkan output seperti&nbsp;<code>git version 2.9.0 (Apple Git-66<\/code>), artinya GIT sudah terinstall di komputer Anda. Namun jika tidak, ikuti langkah berikut ini:<\/p>\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Download file installasi pada <a href=\"https:\/\/sourceforge.net\/projects\/git-osx-installer\/files\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">website ini<\/a>\n<\/li>\n\n\n<li>Ikuti instruksi yang terdapat pada installasi GIT<\/li>\n\n\n<li>Jika sudah selesai, silahkan lakukan pengecekan ulang apakah GIT berhasil terinstall atau tidak dengan perintah :<br><code>git --version<\/code>\n<\/li>\n\n\n\n<li>Jalankan perintah berikut ini di terminal:<br><br><em>git config &#8211;global user.name &#8220;John Smith&#8221;<br>git config &#8211;global user.email &#8220;example@email.com&#8221;<\/em><br><br>username dan email silahkan diubah sesuai akun Anda sendiri.<\/li>\n\n\n<li>GIT di MacOS siap digunakan<\/li>\n<\/ol>\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\n<span class=\"ez-toc-section\" id=\"Install_GIT_di_Linux\"><\/span>Install GIT di Linux<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span>\n<\/h3>\n<p>Untuk installasi GIT di linux sama halnya dengan installasi software lainnya. Jalankan beberapa perintah di bawah ini :<\/p>\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Lakukan update terlebih dahulu <br>sudo apt-get update<br>\n<\/li>\n\n<li>Download dan install file installasi dengan perintah <br>sudo apt-get install git<br>\n<\/li>\n\n\n<li>Cek apakah instalasi sudah berhasil dengan menggunakan&nbsp;<code>git --version<\/code>\n<\/li>\n\n\n\n<li>Jalankan perintah berikut di terminal untuk mengkonfigurasikan email Anda dan username yang digunakan dengan akun GIT Anda:<br><br><em>git config &#8211;global user.name &#8220;John Smith&#8221;<br>git config &#8211;global user.email &#8220;example@email.com&#8221;<\/em>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h2 class=\"wp-block-heading\">\n<span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tutorial_Menggunakan_GIT\"><\/span>Tutorial Menggunakan GIT<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span>\n<\/h2>\n<p>Setelah selesai melakukan installasi GIT, maka proses selanjutnya ialah bagaimana cara menggunakannya? Berikut beberapa cara menggunakan GIT :<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\n<span class=\"ez-toc-section\" id=\"Login_GIT\"><\/span>Login GIT<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span>\n<\/h3>\n\n<p>Untuk login ke Git, Anda bisa menggunakan akun\u00a0<a href=\"https:\/\/github.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">GitHub<\/a>, <a href=\"https:\/\/about.gitlab.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Gitlab<\/a>, atau <a href=\"https:\/\/bitbucket.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Bitbucket<\/a>. Jika belum memiliki akun dari ketiga platform tersebut, Anda bisa mendaftarkan diri terlebih dahulu. Selanjutnya Anda bisa login dengan menjalankan perintah berikut :<\/p>\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>git config --global user.name \"UsernameAnda\"<\/code><\/pre>\n<p>Kemudian masukkan email yang terdaftar di GitHub Anda menggunakan perintah di bawah\u00a0 ini. Lalu tekan ENTER jika sudah benar.<\/p>\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>git config --global user.email EmailAnda@gmail.com<\/code><\/pre>\n<p>Selanjutnya untuk memastikan proses login Anda berhasil, masukkan perintah berikut.<\/p>\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>git config --list<\/code><\/pre>\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\n<span class=\"ez-toc-section\" id=\"Login_GITHUB\"><\/span>Login GITHUB<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span>\n<\/h3>\n\n<p>Langkah selanjutnya dalam belajar menggunakan Git adalah Anda harus login ke dalam website\u00a0<a href=\"https:\/\/github.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">GitHub<\/a>. Github dan Git memiliki hubungan khusus, yaitu Git yang berperan sebagai version control system dan Github menjadi <a href=\"https:\/\/www.natanetwork.com\/paket-hosting-cpanel\/\">hosting<\/a> atau sebagai penyimpan kode pemrograman.<\/p>\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\n<span class=\"ez-toc-section\" id=\"Buat_Repository\"><\/span>Buat Repository<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span>\n<\/h3>\n\n<p>Setelah berhasil login ke GitHub, Anda bisa mulai membuat repository. Klik tombol\u00a0<strong>New<\/strong>\u00a0pada menu\u00a0<strong>Repositories<\/strong>\u00a0untuk membuat repository baru.<\/p>\n<p>Anda perlu mengisi detail informasi berikut:<\/p>\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>\n<strong>Nama Repository<\/strong>\u00a0: digunakan untuk identitas repository yang dibuat.<\/li>\n\n\n\n<li>\n<strong>Deskripsi Repository\u00a0<\/strong>: berfungsi untuk deskripsi dari repository yang dibuat.<\/li>\n\n\n\n<li>\n<strong>Jenis Repository<\/strong>\u00a0\u00a0 : jenis repository\u00a0 dibagi menjadi\u00a0<strong>Public<\/strong>\u00a0dan\u00a0<strong>Private<\/strong>. Ketika Anda mengatur repository menjadi\u00a0<strong>Public,<\/strong>\u00a0orang lain dapat melihat repository yang Anda buat. Sebaliknya, jika Anda mengaturnya sebagai Private, repository tersebut hanya bisa diakses oleh Anda. <\/li>\n<\/ul>\n<p>Setelah mengisi detail informasi di atas, klik\u00a0<strong>Create Repository<\/strong>.<\/p>\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\n<span class=\"ez-toc-section\" id=\"Buat_Folder_pada_Komputer\"><\/span>Buat Folder pada Komputer<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span>\n<\/h3>\n<p>Langkah selanjutnya ialah membuat folder pada local disk komputer Anda. Fungsinya adalah untuk menyimpan update file dari repository GitHub yang telah Anda buat.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\n<span class=\"ez-toc-section\" id=\"Buat_Folder_menggunakan_GIT_Bash\"><\/span>Buat Folder menggunakan GIT Bash<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span>\n<\/h3>\n<p>Silahkan buka folder yang telah Anda buat sebelumnya menggunakan GIT Bash. Caranya ialah klik kanan pada folder tersebut kemudian pilih opsi &#8220;Git Bash Here&#8221;, setelah itu command prompt akan muncul.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\n<span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ubah_Folder_menjadi_Repository\"><\/span>Ubah Folder menjadi Repository<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span>\n<\/h3>\n<p>Kemudian ubah folder tersebut menjadi repository menggunakan perintah berikut:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>git init<\/code><\/pre>\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\n<span class=\"ez-toc-section\" id=\"Menambahkan_File_ke_Repository\"><\/span>Menambahkan File ke Repository<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span>\n<\/h3>\n<p>Ketika ingin menambahkan file pada repository, bisa menjalankan perintah :<\/p>\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>git add index.php<\/code><\/pre>\n<p>*file yang dibuat ialah index.php<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\n<span class=\"ez-toc-section\" id=\"Membuat_Commit\"><\/span>Membuat Commit<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span>\n<\/h3>\n<p>Selanjutnya, Anda perlu membuat Commit. Commit berfungsi untuk menambahkan update file serta komentar. Jadi setiap kontributor bisa memberikan konfirmasi update file di proyek yang sedang dikerjakan. Masukkan perintah berikut untuk membuat Commit:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>git commit -m \"first commit\"<\/code><\/pre>\n<p>Pada tutorial ini kami membuat first commit sebagai Commit pertama kami. Anda bebas membuat membuat nama Commit apa saja.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\n<span class=\"ez-toc-section\" id=\"Remote_Repository\"><\/span>Remote Repository<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span>\n<\/h3>\n<p>Remote repository berfungsi untuk mengupload file yang telah Anda buat sebelumnya di local disk. Masukkan perintah berikut ini untuk melakukan remote repository:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>git remote add origin git@github.com:usernamegit\/repository.git<\/code><\/pre>\n<p>silahkan ubah usernamegit dan repository dengan username Anda dan nama repository yang dibuat.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\n<span class=\"ez-toc-section\" id=\"Push_ke_GITHUB\"><\/span>Push ke GITHUB<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span>\n<\/h3>\n<p>Langkah terakhir adalah push ke GitHub Push ini berfungsi untuk mengupload hasil akhir dari langkah-langkah di atas. Masukkan perintah berikut untuk melakukan push ke GitHub:<\/p>\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>git push -u origin master<\/code><\/pre>\n<p>Perintah di atas akan menampilkan pop up sign in GitHub. Anda perlu login untuk melanjutkan proses push ke GitHub.\u00a0<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\n<span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cek_File_di_GITHUB\"><\/span>Cek File di GITHUB<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span>\n<\/h3>\n<p>Setelah itu, cek repository yang telah Anda buat. Anda akan mendapati file-file yang telah ditambahkan sebelumnya.\u00a0Anda bisa mengeceknya pada akun Github Anda.<\/p>\n<p>Semoga artikel ini bermanfaat! Jika ada kendala atau pertanyaan dapat hubungi kami melalui <a href=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/memberarea\/submitticket.php?step=2&amp;deptid=1\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">open ticket<\/a>.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Version control system sangatlah bermanfaat bagi developer ketika mengalami kesulitan terkait perubah source code yang diakses bersama-sama. Perubahan\/revisi\/update yang dibuat bisa dikenali melalui kode atau angka. Informasi seperti catatan waktu dan identitas yang membuat perubahan juga tetap ada. Git adalah salah satu software penting dalam pengembangan website. Fungsi Git adalah untuk mengatur versi dari source [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":1507,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"seo_booster_metabox":"","footnotes":""},"categories":[2,7],"tags":[],"class_list":["post-1475","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-home","category-linux"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Belajar Menggunakan GIT Yuk! -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Fungsi Git adalah untuk mengatur versi dari source code program Anda dengan memberikan tanda baris dan kode mana yang ditambah atau diganti. Di artikel ini kami akan membahas lengkap soal GIT, mulai dari cara installasi GIT, cara login ke GIT, hingga cara menggunakan GIT.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Belajar Menggunakan GIT Yuk! -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Fungsi Git adalah untuk mengatur versi dari source code program Anda dengan memberikan tanda baris dan kode mana yang ditambah atau diganti. Di artikel ini kami akan membahas lengkap soal GIT, mulai dari cara installasi GIT, cara login ke GIT, hingga cara menggunakan GIT.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"CloudAja Artikel | Cloud Hosting Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-01-24T06:07:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-01-25T06:37:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/cloudaja-artikel-5.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1004\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"591\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Faafikii Hikmatul Maulaa\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Faafikii Hikmatul Maulaa\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/belajar-menggunakan-git-yuk\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/belajar-menggunakan-git-yuk\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Faafikii Hikmatul Maulaa\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c3922076e00e07fd761d540225188d1d\"},\"headline\":\"Belajar Menggunakan GIT Yuk!\",\"datePublished\":\"2023-01-24T06:07:05+00:00\",\"dateModified\":\"2023-01-25T06:37:55+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/belajar-menggunakan-git-yuk\\\/\"},\"wordCount\":1212,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/belajar-menggunakan-git-yuk\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/01\\\/cloudaja-artikel-5.png\",\"articleSection\":[\"Home\",\"Linux\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/belajar-menggunakan-git-yuk\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/belajar-menggunakan-git-yuk\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/belajar-menggunakan-git-yuk\\\/\",\"name\":\"Belajar Menggunakan GIT Yuk! -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/belajar-menggunakan-git-yuk\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/belajar-menggunakan-git-yuk\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/01\\\/cloudaja-artikel-5.png\",\"datePublished\":\"2023-01-24T06:07:05+00:00\",\"dateModified\":\"2023-01-25T06:37:55+00:00\",\"description\":\"Fungsi Git adalah untuk mengatur versi dari source code program Anda dengan memberikan tanda baris dan kode mana yang ditambah atau diganti. Di artikel ini kami akan membahas lengkap soal GIT, mulai dari cara installasi GIT, cara login ke GIT, hingga cara menggunakan GIT.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/belajar-menggunakan-git-yuk\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/belajar-menggunakan-git-yuk\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/belajar-menggunakan-git-yuk\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/01\\\/cloudaja-artikel-5.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/01\\\/cloudaja-artikel-5.png\",\"width\":1004,\"height\":591},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/belajar-menggunakan-git-yuk\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Belajar Menggunakan GIT Yuk!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/\",\"name\":\"CloudAja Artikel | Cloud Hosting Indonesia\",\"description\":\"tips dan trik seputar Cloud Hosting Indonesia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/#organization\",\"name\":\"CloudAja Artikel | Cloud Hosting Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/09\\\/logo-cloudaja.resized.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/09\\\/logo-cloudaja.resized.png\",\"width\":120,\"height\":81,\"caption\":\"CloudAja Artikel | Cloud Hosting Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c3922076e00e07fd761d540225188d1d\",\"name\":\"Faafikii Hikmatul Maulaa\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/12\\\/WhatsApp-Image-2022-12-22-at-09.26.09-96x96.jpeg\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/12\\\/WhatsApp-Image-2022-12-22-at-09.26.09-96x96.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/12\\\/WhatsApp-Image-2022-12-22-at-09.26.09-96x96.jpeg\",\"caption\":\"Faafikii Hikmatul Maulaa\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.cloudaja.id\\\/artikel\\\/author\\\/natanetw_artikel\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Belajar Menggunakan GIT Yuk! -","description":"Fungsi Git adalah untuk mengatur versi dari source code program Anda dengan memberikan tanda baris dan kode mana yang ditambah atau diganti. Di artikel ini kami akan membahas lengkap soal GIT, mulai dari cara installasi GIT, cara login ke GIT, hingga cara menggunakan GIT.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Belajar Menggunakan GIT Yuk! -","og_description":"Fungsi Git adalah untuk mengatur versi dari source code program Anda dengan memberikan tanda baris dan kode mana yang ditambah atau diganti. Di artikel ini kami akan membahas lengkap soal GIT, mulai dari cara installasi GIT, cara login ke GIT, hingga cara menggunakan GIT.","og_url":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/","og_site_name":"CloudAja Artikel | Cloud Hosting Indonesia","article_published_time":"2023-01-24T06:07:05+00:00","article_modified_time":"2023-01-25T06:37:55+00:00","og_image":[{"width":1004,"height":591,"url":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/cloudaja-artikel-5.png","type":"image\/png"}],"author":"Faafikii Hikmatul Maulaa","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Faafikii Hikmatul Maulaa","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/"},"author":{"name":"Faafikii Hikmatul Maulaa","@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/#\/schema\/person\/c3922076e00e07fd761d540225188d1d"},"headline":"Belajar Menggunakan GIT Yuk!","datePublished":"2023-01-24T06:07:05+00:00","dateModified":"2023-01-25T06:37:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/"},"wordCount":1212,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/cloudaja-artikel-5.png","articleSection":["Home","Linux"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/","url":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/","name":"Belajar Menggunakan GIT Yuk! -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/cloudaja-artikel-5.png","datePublished":"2023-01-24T06:07:05+00:00","dateModified":"2023-01-25T06:37:55+00:00","description":"Fungsi Git adalah untuk mengatur versi dari source code program Anda dengan memberikan tanda baris dan kode mana yang ditambah atau diganti. Di artikel ini kami akan membahas lengkap soal GIT, mulai dari cara installasi GIT, cara login ke GIT, hingga cara menggunakan GIT.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/cloudaja-artikel-5.png","contentUrl":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/cloudaja-artikel-5.png","width":1004,"height":591},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/belajar-menggunakan-git-yuk\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Belajar Menggunakan GIT Yuk!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/#website","url":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/","name":"CloudAja Artikel | Cloud Hosting Indonesia","description":"tips dan trik seputar Cloud Hosting Indonesia","publisher":{"@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/#organization","name":"CloudAja Artikel | Cloud Hosting Indonesia","url":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/logo-cloudaja.resized.png","contentUrl":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/logo-cloudaja.resized.png","width":120,"height":81,"caption":"CloudAja Artikel | Cloud Hosting Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/#\/schema\/person\/c3922076e00e07fd761d540225188d1d","name":"Faafikii Hikmatul Maulaa","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/WhatsApp-Image-2022-12-22-at-09.26.09-96x96.jpeg","url":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/WhatsApp-Image-2022-12-22-at-09.26.09-96x96.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/WhatsApp-Image-2022-12-22-at-09.26.09-96x96.jpeg","caption":"Faafikii Hikmatul Maulaa"},"sameAs":["https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel"],"url":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/author\/natanetw_artikel\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1475","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1475"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1475\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1507"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1475"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1475"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cloudaja.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1475"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}