Dalam pekerjaan jaringan, sering muncul keraguan apakah koneksi antar router sudah optimal atau belum. Misalnya saat menghubungkan dua perangkat menggunakan kabel LAN atau wireless point to point, kecepatan terasa tidak maksimal tetapi tidak ada alat ukur yang pasti. Untuk menjawab hal ini, MikroTik menyediakan fitur bawaan bernama Bandwidth Test atau Btest. Fitur ini memungkinkan kita mengukur throughput secara langsung antar router tanpa bantuan perangkat lain.
Persiapan Topologi
Pada praktikum ini, kita menggunakan dua router MikroTik. Router A berperan sebagai client atau penguji, sedangkan Router B sebagai server atau target. Pastikan kedua router sudah saling terhubung dan dapat saling ping. Jika ping berhasil, berarti koneksi dasar sudah siap untuk dilakukan pengujian bandwidth.
Langkah Langkah Konfigurasi
Langkah 1 Mengaktifkan Btest Server pada Router B
Masuk ke Router B menggunakan Winbox. Pilih menu Tools lalu masuk ke Btest Server. Aktifkan opsi Enabled agar router dapat menerima request pengujian dari router lain.
Perhatikan gambar konfigurasi berikut ini

Langkah 2 Menjalankan Btest Client pada Router A
Masuk ke Router A melalui Winbox. Pilih menu Tools lalu klik Bandwidth Test. Isi kolom Address dengan IP Router B sebagai target.
Pilih protocol sesuai kebutuhan. TCP digunakan untuk simulasi trafik normal seperti browsing atau download, sedangkan UDP digunakan untuk melihat kapasitas maksimal link. Pada bagian Direction, pilih transmit, receive, atau both sesuai skenario pengujian.
Klik Start untuk memulai proses test bandwidth.
Perhatikan gambar konfigurasi berikut ini

Langkah 3 Membaca Hasil Pengujian
Saat proses berjalan, akan muncul nilai Tx dan Rx. Nilai Tx menunjukkan kecepatan data yang dikirim dari Router A ke Router B. Nilai Rx menunjukkan data yang diterima dari Router B ke Router A.
Dari hasil ini, kita dapat mengetahui throughput maksimum yang mampu dicapai oleh link antar router serta melihat apakah terdapat perbedaan performa antara arah kirim dan terima.
Perhatikan gambar konfigurasi berikut ini
Catatan Penting Peringatan CPU
Proses Bandwidth Test akan membebani CPU router secara signifikan karena router harus menghasilkan dan memproses trafik dalam jumlah besar secara real time. Dalam beberapa kasus, penggunaan CPU bisa mencapai 100 persen.
Oleh karena itu, pengujian ini sebaiknya tidak dilakukan pada router produksi yang sedang melayani banyak pengguna karena dapat menyebabkan penurunan performa jaringan.
Kesimpulan
Btest merupakan fitur bawaan MikroTik yang praktis untuk mengukur bandwidth antar router. Tanpa membutuhkan perangkat tambahan, administrator jaringan dapat mengetahui performa link secara cepat dan akurat. Metode ini sangat cocok digunakan untuk troubleshooting maupun validasi kualitas koneksi antar perangkat jaringan.